Anda sedang berada di: Beranda » Tips Haji » Tips Menyimpan Uang yang Aman
Senin, 08 Maret 2010 - 07:26:57 WIB
Tips Menyimpan Uang yang Aman
Diposting oleh : Pembimbing
Kategori: Tips Haji - Dibaca: 8521 kali

Dari sekian kali Penulis menunaikan ibadah haji, banyak terdengar kejadian-kejadian dimana jamaah haji yang kehilangan uang selama menjalankan ibadah haji. Dari pengamatan kami, hilangnya uang tersebut beragam modusnya mulai dari lupa meletakkan uangnya sampai dicopet, bahkan tahun 2009 M/ 1430 H lalu, ada jamaah haji (satu Kloter) yang dipalak/ dirampok uangnya oleh orang saat pulang dari shalat di Masjid Nabawi. Siapa bilang di Tanah Suci tidak ada kejahatan?! Hati-hatilah di Tanah Suci banyak pencopet bahkan pemalak!.

Ada beberapa tips untuk mencegah agar uang Anda aman selama menunaikan ibadah haji antara lain:

1. Jangan membawa uang banyak (apalagi seluruh uang saku) setiap berangkat ke Masjidil haram atau Masjid Nabawi. Bawalah uang secukupnya, cukup 50 - 100 Real saja. Toh Anda pergi ke Masjid hanya untuk beribadah/ Shalat, ya kan?.

2. Simpan Uang Anda di Tas Koper dengan cara dipisah-pisah dan tutup Tas Koper Anda dengan kunci gembok kecil di kedua restletingnya. Menyimpan uang di kamar Hotel/ Pondokan jauh lebih aman dibandingkan jika anda bawa terus saat pergi ke masjid karena uang yang dibawa kemana-mana peluang hilang ada 2 yaitu: kalau tidak jatuh di jalan, bisa jadi dipalak orang!? Tetapi jika disimpan di pondokan Insya Allah Aman. Insya Allah teman-teman sekamar bisa dipercaya, kemabruran hajinya akan dipertaruhkan. Jika ada pembobolan di kamar Pondokan maka pihak Maktab akan bertanggung jawab jika ada jamaah haji kehilangan uangnya. Tetapi jika hilangnya di luar Pondokan maka menjadi tanggung jawab masing-masing.

3. Jika Anda ingin belanja untuk membeli oleh-oleh, sebaiknya tidak langsung belanja banyak. Jamaah haji akan tinggal di Makkah selama kurang lebih 30 hari. Karena itu waktunya sangat panjang hanya untuk keperluan belanja saja. Ketika mau belanja bawa saja uang secukupnya, beli apa yang Anda ingin, lain waktu bisa belanja lagi. Dengan cara ini bisa memperkecil kemungkinan kehilangan uang di jalan, ya kan?

4. Kebanyakan jamaah haji ketika ke Masjidil Haram atau Masjid Nabawi selalu membawa Tas Paspor. Kemana-mana Tas Paspor ini selalu dibawa. Dan kebanyakan jamaah haji kita selalu menaruh uangnya di tas paspor ini. Nah.., ternyata pencopet-pencopet yang berkeliaran di sekitar masjid sudah banyak yang tahu perilaku ini, bahwa di Tas Paspor tersebut ternyata menyimpan banyak uangnya. Anda bisa tebak kan? ternyata membawa uang di Tas Paspor bisa mengundang datangnya para pencopet?! 

Tips-tips tersebut di atas merupakan tindakan preventif saja sebagai langkah ikhtiar kita untuk mencegah kehilangan uang. Kalau toh masih kehilangan juga, ya.., berarti Allah SWT menghendaki lain. Karena itu sebaik-baiknya tempat berserah diri adalah Allah SWT, kepada-Nya lah segala urusan dikembalikan. Selalu mohon perlindungan kepada-Nya dan ikhlas menjalaninya..




"Sampaikanlah (bagikan) ilmu itu walau satu ayat". Semoga menjadi amal jariyah dan bisa mengantarkan Anda ke Tanah Suci. Rasulullah SAW Bersabda "Man dalla 'ala khairin falahu mitslu ajri fa'alaihi" Artinya: "Barang siapa menunjukkan jalan kebaikan kepada seseorang, maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang ditunjukkan itu" (HR. Muslim)

Jika Anda merasa bahwa informasi di atas bermanfaat buat Anda, ada baiknya Anda luangkan sedikit waktu untuk memberikan saran, kritik, usulan, komentar atau Anda ingin tanya jawab pada tulisan tersebut, kami persilahkan, guna perbaikan website ini. Terima kasih..

Komentar via akun Facebook :

3 Komentar via Website :

rahmad arif
22 Januari 2012 - 23:24:04 WIB

Assalamualakum Ijin share ya pak.
h***://travel-haji-plus-dan-umroh.blogspot.com/

husada
17 Maret 2011 - 15:27:08 WIB

m.saep.s: pake copy paste aja. Kami sdh posting urutan peksanaan haji tamattu', qiran dan ifrad, silahkan dicari aja.


Isi Komentar :
Nama :
Email :
Komentar
 1000 Karakter Tersisa.
 
 refresh kode
  (Masukkan 6 kode diatas)